Thursday, 19 September 2019

Ujian Berbasis Komputer Untuk Mengurangi Dampak Penggunaan Kertas

| Thursday, 19 September 2019
Pada Prinsipnya Ujian Berbasis Komputer benar benar Mengurangi Dampak Penggunaan Kertas yang berlebihan, hal telah menjadi PR para petugas pemegang kekuasaan di bidang pendidikan untuk meminimalisir penggunaan kertas dalam ujian setiap sekolah sekolah yang ada di indonesia ini, dengan adanya sistem ujian yang menggunakan komputer sangat efektif, karena kita tidak perlu repot repot mendistribusikan atau menggandakan kertas yang terlalu banyak hanya untuk ujian tiap harinya siswa dan siswi. Berikut in team sipilkusipilmu.com akan membahas manfaat Ujian Berbasis Komputer atau lebih tepatnya UJIAN MENGGUNAKAN KOMPUTER.

1.Lebih menghemat anggaran

Seperti yang kita ketahui pelaksanaan ujian nasional secara manual membutuhkan biaya yang tidak sedikit, penggunaan anggaran tersebut mulai dari percetakan soal ujian nasional, pendistribusian ujian nasional yang membutuhkan dana yang lumayan besar. Dengan pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer notabene membuat anggaran yang selama ini digunakan untuk mencetak soal dan distribusi soal bisa dialihkan dan dimaksimalkan disektor pendidikan lain Seperti pengadaan beasiswa, kelengkapan sarana dan prasarana.
Ujian Berbasis Komputer Untuk Mengurangi Dampak Penggunaan Kertas

2. Keterlambatan soal Ujian bisa diminalisir

Belajar dari kejadian sebelumnya dalam pelaksanaan UN terkadang terjadi keterlambatan berkas soal UN yang menyebabkan jadwal ujian harus diundur. Daerah yang riskan mengalami masalah tersebut adalah daerah yang ada di pedalaman yang sulit untuk diakses. Namun jika menerapkan UNBK maka kejadian seperi itu akan sangat kecil bisa terjadi karena soal bisa diakses secara online.

3. Meminimalisir kecurangan saat ujian
Ujian Berbasis Komputer Untuk Mengurangi Dampak Penggunaan Kertas

Ujian Berbasis Komputer Untuk Mengurangi Dampak Penggunaan Kertas

Kecurangan yang kadang dilakukan saat ujian oleh sebagian siswa adalah kebiasaan mencontek pekerjaan temannya. Dengan penerapan sistem ujian nasional berbasis komputer membuat hal tersebut sulit untuk dilakukan karena menurut informasi soal ujian nasional diacak, jadi antara satu komputer dengan komputer yang lain soal pada nomor yang sama berbeda. Hal ini bisa menjadi motivasi tersendiri bagi peserta ujian nasional untuk belajar karena mereka tidak bisa lagi berharap banyak kepada teman-temannya namun dia harus mengandalkan kemampuannya sendiri.

4. Lebih memudahkan siswa
Ujian Berbasis Komputer Untuk Mengurangi Dampak Penggunaan Kertas
Dalam segi kemudahan bisa dikatakan ujian nasional berbasis komputer lebih memudahkan siswa ketimbang ujian nasional secara manual/konvensional. Kemudahan tersebut seperti siswa tidak repot lagi mengisi biodata menggunakan pensil yang harus dilakukan dengan ketelitian dan kesabaran, selain itu potensi kerusakan lembar jawaban dengan menggunakan pensil sudah tidak menjadi persoalan lagi karena jika menggunakan komputer siswa hanya menggunakan mouse sebagai navigasi untuk memilih jawaban benar.

5. Hasil ujian bisa diketahui dengan cepat

Tidak seperti ujian nasional secara manual yang membutuhkan waktu yang lama untuk mengetahui hasil ujian. Ujian nasional berbasis komputer justru sebaliknya, waktu yang dibutuhkan untuk mengetahui hasil ujian terbilang hanya sebentar karena menerapkan jaringan internet yang terkoneksi dengan server pusat jadi tidak seperti ujian manual yang mesti mengirim berkas ujian dulu ke pusat untuk diperiksa.

Terimakasih sudah mengikuti web kami dan selalu memantau setiap perkembangan web kami, jangan lupa untuk selalu berlangganan artikel di web kami sipilkusipilmu.com.

Saya harap artikel tentang "Ujian Berbasis Komputer Untuk Mengurangi Dampak Penggunaan Kertas" ini bisa dimengerti, dan saya juga berharap tulisan-tuisan yang ada di sipilkusipilmu.com ini bisa membantu teman-teman semua dalam mempelajari tentang "Ujian Berbasis Komputer Untuk Mengurangi Dampak Penggunaan Kertas".

Related Posts

No comments:

Post a Comment