Monday, 2 March 2020

PONDOK PESANTREN 27 LANTAI

| Monday, 2 March 2020
Pondok pesantren merupakan sistem pendidikan agama Islam yang tertua sekaligus merupakan ciri khas yang mewakili Islam tradisional Indonesia yang eksistensinya telah teruji oleh sejarah dan berlangsung hingga kini. Pada mulanya merupakan sistem pendidikan Islam yang dimulai sejak munculnya masyarakat Islam di Indonesia. 

Munculnya masyarakat Islam di Indonesia berkaitan dengan proses Islamisasi, dimana proses Islamisasi terjadi melalui pendekatan dan penyesuaian dengan unsur-unsur kepercayaan yang sudah ada sebelumnya, sehingga terjadi percampuran atau akulturasi. Saluran Islamisasi terdiri dari berbagai cara antara lain melalui perdagangan, perkawinan, pondok pesantren dan kebudayaan atau kesenian. 

Secara definisi, pesantren merupakan lembaga pendidikan tradisional Islam untuk belajar memahami, menghayati dan mengamalkan ajaran–ajaran agama Islam dengan menekankan pentingnya moral agama sebagai pedoman hidup sehari-sehari dalam masyarakat (Abawihda, 2002: 86). 

Di dalam lembaga pendidikan pesantren ini terdapat seorang kiai (pendidik) yang mengajar dan mendidik para santri dengan sarana masjid yang digunakan untuk menyelenggarakan pendidikan tersebut. Selain itu juga didukung dengan adanya pondok yang merupakan tempat tinggal para santri.

Dengan demikian, santri tidak kembali ke rumah untuk beristirahat setelah belajar, melainkan mereka kembali ke pondok (asrama) yang sudah disediakan. 12 Santri yang dimaksudkan di sini adalah sebutan bagi para pelajar yang belajar di pondok pesantren (Hasbullah, 1999: 24).

Menurut Hasbullah (1999: 146), ada tiga bentuk penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran di pondok pesantren, yaitu:

1. Pondok pesantren yang merupakan lembaga pendidikan dan pengajaran agama Islam yang pendidikan dan pengajarannya diberikan dengan cara nonklasikal (sistem bandungan dan sorogan) dimana seorang kiai mengajar santri-santri berdasarkan kitab-kitab yang ditulis oleh para ulama besar sejak abad pertengahan. Para santri pada pondok pesantren bentuk ini biasanya tinggal di dalam pondok atau asrama yang telah disediakan.

2. Pesantren yang merupakan lembaga pendidikan dan pengajaran agama Islam yang pada dasarnya sama dengan pondok pesantren, tetapi para santrinya tidak disediakan asrama di komplek pesantren, namun tinggal tersebar di sekeliling pesantren (santri kalong), di mana cara dan metode pendidikan dan pengajarannya diberikan3 dengan sistem weton, yaitu para santri datang berduyun-duyun pada waktu tertentu.

3. Pondok pesantren yang merupakan lembaga gabungan antara sistem pendidikan pondok dan pesantren yang memberikan pendidikan dan pengajaran agama Islam dengan sistem bandungan, sorogan ataupun wetonan dengan para santri disediakan asrama ataupun merupakan santri kalong. Pondok pesantren seperti ini biasa disebut dengan pondok modern, selain menyelenggarakan pendidikan nonformal juga menyelenggarakan pendidikan formal berbentuk madrasah dan sekolah umum dalam berbagai banyak tingkatan dan aneka kejuruan menurut kebutuhan masyarakat.

Dengan melihat latar belakang diatas seorang pengusaha sukses asal kecamatan udanawu kabupaten blitar, punya keingginan yang gigih untuk memajukan dunia pendidikan yang ada dipondok pesantren dengan cara memaximalkan sarana dan prasarana pondok, dengan membangunan pondok pesatren 27 lantai + ruang khusus untuk berkumpul bersama dan belajar bersama.









Simak Video Animasi Ponsok Pesantren 27 Lantai. selamat menyaksikan.

Related Posts

No comments:

Post a Comment